Kapan Anak Mulai Dilatih Lari?

Bermain adalah cara terbaik bagi anak untuk mulai mencintai olahraga. Lari bukan hanya tentang kecepatan atau kompetisi, tetapi juga tentang membangun kebiasaan hidup aktif, meningkatkan kepercayaan diri, dan menciptakan momen menyenangkan bersama keluarga

Kapan Anak Boleh Mulai Belajar Lari?

Sebenarnya, anak sudah mulai berlari secara alami sejak usia 2–3 tahun saat mereka bermain. Namun, jika yang dimaksud adalah latihan lari yang lebih terarah, berikut panduan berdasarkan usia:

A. Usia 3–5 Tahun

Fokus utama adalah bermain sambil bergerak. 

Aktivitas yang disarankan :
a. Lari mengejar bola
b. Permainan estafet sederhana.
c. Berlari melewati rintangan kecil.
d. Bermain kejar-kejaran.

Durasi: 15–30 menit dengan banyak waktu istirahat.

B. Usia 5–7 Tahun

Anak mulai mampu mengikuti instruksi sederhana dan belajar teknik dasar.  

Latihan yang dapat dilakukan:
a. Pemanasan dan pendinginan.
b. Lari jarak pendek.
c. Latihan koordinasi.
d. Permainan kelincahan.

Frekuensi: 2–3 kali per minggu.

B. Usia 8–12 Tahun

Di usia ini anak mulai dapat mengikuti latihan yang lebih terstruktur.

Program latihan dapat meliputi::
a. Teknik berlari yang benar.
b. Sprint pendek.
c. Lari ketahanan ringan.
d. Latihan keseimbangan.
e. Latihan kekuatan menggunakan berat badan sendiri.

Tetap utamakan kesenangan dibanding target waktu.

Tanda Anak Siap Mengikuti Program Lari:

Orang tua dapat mulai mengenalkan latihan apabila anak:
a. Menyukai aktivitas fisik.
b. Dapat mengikuti instruksi sederhana.
c. Tidak memiliki keluhan kesehatan saat berolahraga.
d. Antusias mencoba tantangan baru.
e. Mampu berkonsentrasi selama 20–30 menit.
Tidak ada usia yang "terlalu dini" untuk mengenalkan lari jika dilakukan melalui aktivitas yang menyenangkan dan sesuai tahap perkembangan anak. Yang terpenting bukan seberapa cepat mereka berlari, melainkan bagaimana mereka tumbuh dengan kebiasaan hidup aktif, percaya diri, dan mencintai olahraga.
Di KidsRun.asia, kami percaya bahwa setiap langkah kecil adalah awal dari gaya hidup sehat. Dengan dukungan orang tua, latihan yang menyenangkan, dan lingkungan yang positif, anak dapat menjadikan olahraga sebagai bagian dari kehidupan mereka hingga dewasa.

Move. Play. Grow. Karena setiap langkah hari ini adalah investasi untuk kesehatan dan masa depan anak. I by. tere@kidsrunasia